4 Cara Sederhana Mengolah Temulawak Untuk Hepatitis B

Hepatitis B adalah kasus paling umum yang terjadi pada masyarakat kita, yakni suatu jenis infeksi yang virus hepatitis B atau HBV sebabkan di mana apabila tak segera diatasi secara tepat, komplikasi yang dapat terjadi meliputi gagal hati, kanker hati, dan sirosis hati. Karena gejala tak langsung nampak dan dapat disadari, hal ini menyebabkan hepatitis B lebih sulit untuk Anda kenali.

Temulawak Untuk Hepatitis B
Temulawak

Banyak orang dengan hepatitis B di awal sama sekali tak sadar kalau infeksi sudah menyerang tubuhnya di mana perkembangan virus itu sendiri dapat terjadi 1-5 bulan dari waktu terpapar virus hingga gejala pertama timbul. Berikut ini adalah gejala-gejala dari hepatitis B yang paling umum dan patut diwaspadai.
  •     Perut bagian bawah terasa nyeri.
  •     Nafsu makan hilang.
  •     Mual
  •     Muntah
  •     Sakit kepala.
  •     Tubuh terasa nyeri.
  •     Tubuh lelah.
  •     Sakit kuning.
Namun untungnya, ada berbagai pilihan dalam mengobati hepatitis B, di mana salah satunya adalah dengan memanfaatkan temulawak. Rempah yang biasanya ampuh dalam mengatasi gangguan pencernaan pada lambung rupanya bisa diandalkan untuk masalah hepatitis tipe ini.

Kandungan Gizi Temulawak
Beberapa kandungan di dalam rempah temulawak adalah zat aktif yang baik bagi tubuh dan berikut ini merupakan zat-zat aktif yang dimaksud:

  •     Minyak atsiri
  •     Phelandren
  •     Protin
  •     Pati
  •     Borneol
  •     Turmerol
  •     Serat
Kandungan minyak atsiri adalah salah satu zat aktif yang paling tinggi persentasenya karena bisa sampai 6-10% yang baik bagi fungsi ginjal. Sementara itu, borneol dan turmerol siap untuk memulihkan kesehatan tubuh serta memperlancar proses metabolisme.

Cara Pengolahan Temulawak untuk Hepatitis B

Untuk menyembuhkan penderita hepatitis B, temulawak dapat diolah dalam beberapa cara yang sederhana yang bahkan bahan tambahan lainnya bisa Anda jumpai di mana saja secara mudah. Inilah beberapa resep atau cara pengolahan yang bisa dicoba di rumah.

1. Temulawak, Temu Mangga, Kunyit dan Temu Putih
Untuk mengobati hepatitis B menggunakan temulawak, Anda bisa menambahkan beberapa jenis bahan lainnya yang bisa dikombinasi bersama temulawak. Berikut ini adalah langkah-langkah pengolahan yang bisa Anda coba ikuti:

  •     Sediakan rimpang temulawak, ditambah pula dengan temu mangga, temu putih serta kunyit secukupnya dan pastikan sudah Anda cuci bersih.
  •     Seluruh bahan perlu Anda parut dulu.
  •     Sesudah diparut halus, hasil parutan bisa dicampur bersama daun sambiloto, daun meniran dan ciplukan.
  •     Lanjutkan dengan merebusnya bersama air sebanyak 500 ml atau sekitar 2 gelas.
  •     Tunggu mendidih dan pada akhirnya air tersisa hanya tinggal 1,5 gelas.
  •     Angkat setelahnya dari kompor dan saringlah supaya ampas bisa Anda pisahkan.
  •     Agar rasa pahitnya hilang, Anda bisa memasukkan madu murni 1 sendok makan.
  •     Anda bisa meminum ramuan yang sudah jadi sehari 3 kali masing-masing setengah gelas saja.
2. Temulawak dan Madu
Setelah cara pengolahan temulawak yang dibagikan sebelumnya dikombinasi dengan berbagai bahan alami lain, Anda juga sebenarnya bisa cukup mengombinasikan temulawak dan madu saja. Ketahui lebih dulu apa saja ciri-ciri madu asli karena kita perlu menggunakan madu murni untuk ramuan ini.

  •     Sediakan lebih dulu temulawak segar 2 jari berikut madu secukupnya.
  •     Kupas rimpang temulawak dan cucilah sampai bersih.
  •     Sesudah membilasnya menggunakan air bersih matang, lanjutkanlah dengan memarutnya.
  •     Tambahkanlah air hangat setengah cangkir berikut juga madu murni 1 sendok makan.
  •     Aduklah sampai tercampur rata, peras dan saringlah.
  •     Minumlah air saringan sehari 2 kali secara rutin setiap hari.

3. Temulawak Kering
Anda pun bisa menggunakan temulawak kering sebagai ramuan obat bagi hepatitis B di mana caranya pun bisa dengan mudah dipraktekkan.

  •     Rimpang temulawak yang sudah Anda siapkan bisa dikupas dan dibersihkan.
  •     Setelah itu, iris tipis-tipis untuk Anda jemur hingga kering.
  •     Rimpang temulawak kering bisa kemudian Anda rebus.
  •     Anda boleh meminumnya begitu saja atau menambahkan gula maupun madu saat masih direbus jika tak suka rasa pahit.
  •     Angkat jika telah mendidih dan minumlah larutan ramuan ini sehari 2 kali sampai membaik.

4. Temulawak, Kayu Manis, Cengkeh dan Daun Tawas
Masih ada rahasia olahan temulawak yang bisa Anda coba buat di rumah sebagai obat hepatitis B alami, aman dan efektif.

  •     Siapkan lebih dulu temulawak, cengkeh 4 biji, daun tawas 4 lembar, sekaligus kayu manis 1 ruas saja yang kesemuanya bisa Anda cuci bersih dulu.
  •     Kayu manis bisa Anda memarkan.
  •     Temulawak dapat Anda iris tipis-tipis.
  •     Rebuslah seluruh bahan yang sudah siap di dalam 800 ml air atau sekitar 4 gelas.
  •     Didihkan dan tunggu sampai airnya berkurang.
  •     Pastikan airnya berkurang dan tersisa 1 gelas saja.
  •     Sesudah Anda angkat, dinginkan lebih dulu.
  •     Jangan lupa untuk minum ramuan satu ini sehari 2 kali secara rutin.

Kiranya cara mengolah temulawak untuk hepatitis B tersebut dapat Anda coba dengan sederhana di rumah dan membuahkan hasil kesembuhan seperti yang diharapkan. Namun, tetaplah waspada akan efek samping temulawak dengan menggunakannya tanpa berlebihan. Apabila gejala berlanjut atau tak ada tanda membaik, jangan ragu untuk memeriksakan ke dokter.

Sumber : https://halosehat.com/penyakit/hepatitis/cara-mengolah-temulawak-untuk-hepatitis-b

0 Response to "4 Cara Sederhana Mengolah Temulawak Untuk Hepatitis B"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel